tips-persiapan-puasa-di-bulan-ramadhan

Tips Persiapan Puasa di Bulan Ramadhan

Bismillahirrohmaanirrohiim..

Ahlan was sahlan Sahabat SC, alhamdulillah tidak terasa Ramadan sudah di depan mata. Begitu senang kita bisa berjumpa dengan bulan Ramadhan dan in syaa Allah bisa menjalani kegiatan ibadah puasa Ramadhan selama 30 hari. Mungkin di tahun ini adalah tahun yang cukup berbeda dalam menjalankan kegiatan puasa Ramadhan, apa bedanya? Ya… tahun – tahun sebelumnya kita menjalani bulan puasa dibarengi dengan kegiatan biasanya, seperti untuk Sahabat SC yang menjalani aktivitas bekerja akan tetap bekerja, berangkat pagi lalu pulang sudah menjelang buka puasa, kita akan mengagandekan tuk buka puasa bersama dengan keluarga, sahabat, teman kantor dan cukup banyak agenda buka puasa bersama dengan orang-orang terdekat. Untuk anak-anak sekolah pada tahun sebelumnya masih tetap sekolah, menghabiskan kurang lebih 7 jam di kelas bersama guru dan teman lainnya, dan biasanya ada agenda pesantren kilat yang biasanya diadakan selama 3 hari di sekolah.

Tapi untuk tahun ini, kegiatan bulan Ramadhan yang kaitannya dengan kumpul bersama untuk sebulan kedepan ditiadakan, kenapa? Yap, karena sekarang kita sedang dalam masa pandemi COVID-19 yang menjadi satu faktor terbesar semua agenda atau rencana berubah. kita sebagai warga Indonesia yang baik, kita pun mengikuti protocol ataupun aturan yang dibuat pemerintah seperti tidak ada agenda kumpul dengan banyak orang seperti buka puasa bersama di tempat umum seperti mall, masjid – masjid, restoran dan lainnya. Tidak ada kegiatan sahur on the road, tidak ada agenda shalat tarawih di masjid – masjid dan beberapa hal lainnya. Semua kegiatan dialihkan di rumah masing-masing.

Dengan kondisi yang seperti marilah kita mengambil hikmah yang terbaik untuk kita, seperti kita lebih kompak dalam beribadah, apa yang dimaksud kompak kita bersama-sama saling mengingatkan, membuat agenda-agenda yang in syaa Allah sangat bermanfaat mengisi waktu luang saat puasa. Hal yang paling utama kita diajak lebih fokus dalam ibadah sholat, terutama bagi para Sahabat akhwat SC kita sudah tahu ya bahwa untuk kita para akhwat adalah sebuah keutamaan bagi kita untuk shalat di rumah, berbeda dengan para Ikhwan yang diutamakan untuk sholat di masjid.

Seperti hadist berikut, dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda “Shalat seorang wanita di kamar khusus untuknya lebih afdhal daripada shalatnya di ruang tengah rumahnya. Shalat wanita di kamar kecilnya (tempat simpanan barang berharganya, pen.) lebih utama dari shalatnya di kamarnya.”

(HR. Abu Daud, no. 570. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini dha’if. Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih. Lihat pengertian hadits ini dalam ‘Aun Al-Ma’bud, 2: 225).


Artinya, tempat shalat wanita di dalam rumah semakin tidak terlihat dan jauh dari ikhtilath (campur baur dengan lawan jenis), akan semakin utama.

Dari Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

خَيْرُ مَسَاجِدِ النِّسَاءِ قَعْرُ بُيُوتِهِنَّ

Sebaik-baik masjid bagi para wanita adalah di bagian dalam rumah mereka.” (HR. Ahmad, 6: 297. Syaikh Syu’aib Al-Arnauth mengatakan bahwa hadits ini hasan dengan berbagai penguatnya).

Namun jika wanita ingin melaksanakan shalat berjama’ah di masjid selama memperhatikan aturan seperti menutupi aurat dan tidak memakai harum-haruman, maka janganlah dilarang. Dari Salim bin ‘Abdullah bin ‘Umar bahwasanya ‘Abdullah bin ‘Umar berkata, “Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ تَمْنَعُوا نِسَاءَكُمُ الْمَسَاجِدَ إِذَا اسْتَأْذَنَّكُمْ إِلَيْهَا

Janganlah kalian menghalangi istri-istri kalian untuk ke masjid. Jika mereka meminta izin pada kalian maka izinkanlah dia.” (HR. Muslim, no. 442).

Ada tiga syarat yang mesti dipenuhi ketika seorang wanita ingin shalat berjamaah di masjid:
(1) menutup aurat
(2) tidak memakai minyak wangi
(3) harus mendapatkan izin suami. Demikian dinyatakan oleh Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajjid .2

 


Sahabat SC yang tercinta..

Kita menjalani puasa harus dengan semangat, hati yang senang dan ikhlas serta mengaharapkan pahala yang berlipatganda dari Allah subhanahu wa ta’ala. Kita berpuasa selama kurang lebih 12-14 jam lamanya. Selama itu kita mengistirahatkan sistem pencernaan kita, jelang waktu maghrib kita menyiapkan begitu banyak makanan yang menjadi teman santap buka puasa. Nah, ada beberapa hal yang perlu sahabat ingat dalam menjalani puasa, agar saat puasa tubuh kita tidak kaget dan in syaa Allah akan berdampak baik untuk tubuh kita.
SC punya beberapa tips tuk persiapan puasa terutama untuk hari pertama :


1. Membatasi Porsi Makan

Cobalah untuk mengurangi porsi makan agar pencernaan menjadi terbiasa saat sedang berpuasa. Jika tidak dibiasakan, maka akan sering merasakan lapar saat belum memasuki waktu berbuka puasa.

2. Sarapan Lebih Pagi Saat berpuasa,

sahur adalah hal yang baik untuk dilakukan agar tubuh kuat untuk menjalani puasa, tetapi tidak semua orang bisa sahur karena terkadang mereka tidak memiliki nafsu untuk makan. Untuk meminimalisir hal itu maka cobalah untuk sarapan lebih pagi daripada biasanya sebelum bulan puasa. Ini dapat membuat seseorang terbiasa makan di pagi hari.

3. Menghindari Ngemil Saat hari biasa,

seringkali mengkonsumsi makanan ringan di luar porsi makan tiga kali sehari adalah hal yang sering kita temui. Agar terbiasa untuk makan hanya di saat buka puasa dan sahur, cobalah untuk berhenti ngemil. Sebab, kebiasaan ngemil dapat membuat seseorang memiliki porsi makan yang besar.
4. Kurangi Minum Kopi

Meski kopi memiliki manfaat yang baik bagi tubuh, seseorang akan sulit terlepas dari kopi jika mereka telah kecanduan. Mengurangi minum kopi saat berpuasa adalah perilaku yang bijak, karena perut akan kosong. Jika tetap minum kopi saat berbuka akan menyebabkan lambung produksi asam klorida dan cairan lambung di perut. Ini akan berdampak buruk bagi kesehatan.
5. Jangan Merokok

Jika sedang mencoba untuk terlepas dari rokok, mengurangi intensitas merokok jelang Ramadan adalah cara tepat yang bisa dilakukan. Sebab, saat berpuasa waktu untuk merokok hanyalah pada malam hari.
6. Mengatur Jam Tidur

Karena harus sahur saat dini hari, cobalah untuk mengatur jam tidur agar tidak terlalu larut dan bisa sahur tepat waktu.
7. Menyiapkan Bahan Makanan

Saat berpuasa maka tubuh menjadi kurang berenergi. Menyimpan bahan makanan untuk beberapa hari merupakan langkah yang baik untuk menghemat energi saat berpuasa. Belanja lah kebutuhan dalam porsi banyak--bukan menimbun--sekaligus, misalnya, stok sepekan, daripada tiap hari ke supermarket agar tak menyia-nyiakan energi
8. Jangan malas berolahraga

Berolahraga setelah berbuka puasa adalah hal sangat dianjurkan. Karena hal ini dapat menjaga berat badan Anda. Tak hanya itu, hal ini juga bermanfaat untuk menjaga kebugaran tubuh serta melancarkan aliran darah. Olahraga yang tepat dilakukan setelah buka puasa adalah olahraga ringan seperti peregangan otot ataupun jalan kaki saat akan menunaikan ibadah sholat di masjid.
9. Cukupi kebutuhan air putih

Hindari tempat-tempat terbuka yang panas dan terik. Makan buah waktu sahur sangat dianjurkan, karena air yang terkandung di dalamnya bisa menjaga tubuh tetap hidrasi. Namun jangan minum banyak air sekaligus. Ikuti pola dua gelas waktu sahur, dua gelas waktu buka dan empat gelas di malam hari dengan rentang tiap 1 jam.

Ketika puasa, tubuh akan kehilangan banyak cairan sehingga menyebabkan dehidrasi. Karenanya ketika sahur dan berbuka harus  banyak minum air putih untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang tersebut. Jangan biasakan minum minuman energi ketika puasa, baiknya minum minuman alami seperti air kelapa untuk mencukupi kebutuhan cairan dalam tubuh. Air kelapa memiliki banyak manfaat kesehatan, yaitu :
1. Mengatasi Keluhan Pencernaan, mengatasi berbagai keluhan pencernaan. Air kelapa diklaim mampu menjadi obat untuk semua penyakit yang berhubungan dengan pencernaan.
2. Menghilangkan Dehidrasi, air kelapa muda memiliki banyak kesamaan dengan cairan yang berada di dalam tubuh kamu. Selain itu kandungan elektrolit dalam air kelapa muda sangatlah tinggi. Manfaat air kelapa muda yang memiliki kandungan elektrolit yang sangat tinggi dapat menggantikan cairan yang hilang di dalam tubuh ketika sedang beraktivitas.
3. Mengontrol Tekanan Darah, kandungan kalium yang tinggi dan natrium yang rendah dalam air kelapa dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi.
4.Menurunkan Berat Badan, manfaat air kelapa muda juga dipengaruhi oleh kandungan lemak, kadar gula, dan kalori yang sangat rendah. Menggunakan air kelapa muda sebagai obat penurun berat badan tidak menimbulkan efek samping.
5. Menetralisir Racun di Tubuh, manfaat air kelapa muda selanjutnya adalah dapat menetralisir racun di dalam tubuh.



bagaimana Sahabat SC, in syaa Allah siap tuk menjalani aktivitas puasa di bulan Ramadhan dan beberapa tips yang ada di artikel ini in syaa Allah mudah untuk diaplikasikan ya 😊. Semoga bermanfaat, tetap jaga kesehatan dan tetap semangat ya 😊


Footnote :
1. 
https://rumaysho.com/15669-shalat-wanita-di-masjid-ternyata-kalah-utama-dengan-shalat-wanita-di-rumahnya.html

2. Fatwa Al-Islam Sual wa Jawab, no. 3457.

Related Post