pengaruh-covid19-terhadap-kehidupan-seharihari

Pengaruh COVID-19 terhadap Kehidupan Sehari-hari

Pengaruh COVID-19 terhadap Kehidupan Sehari-hari

 

Ahlan wa sahlan Sahabat SC…
Bagaimana kabarnya hari ini? In syaa Allah selalu dilimpahkan nikmat sehat dan rejeki lainnya ya, dan semoga Allah mudahkan segala urusan kita. Aamiin..

Sejak dari tanggal 1 Maret kasus Corona di update oleh pemerintah hingga hari ini 21 April 2020 dengan keterangan terakhir tanggal 19 April 2020 sudah ada 6575 kasus warga Indonesia yang sudah dinyatakan positif terkena COVID-19, data ini berskala nasional. Dengan rincian 5307 dirawat, 686 pasien sembuh dan 582 pasien meninggal dunia.1

Pandemi COVID-19 ini memberikan dampak yang sangat besar untuk seluruh aspek, baik dari kegiatan pendidikan, kesehatan, sosial dan perekonomian di negara kita. Begitu besar pengaruh wabah COVID-19 ini terhadap kegiatan sehari-hari kita, berikut beberapa aspek yang terpengaruh dengan adanya wabah COVID-19 :

1. Pendidikan

Kegiatan pembelajaran yang biasanya dilakukan secara formal di sekolah, dengan tatap muka, namun sekarang dialihkan kegiatan belajar dari rumah dengan menggunakan berbagai aplikasi yang memudahkan dalam berlangsungnya kegiatan belajar. Hal ini dilakukan untuk memutus rantai penyebaran wabah COVID-19 yang dikhawatirkan bisa meluas dan dapat menginfeksi pada anak-anak.

Dalam kondisi ini banyak orang tua yang ‘mendadak’ menjadi guru di rumah untuk anak-anak tercinta. Kegiatan pembelajaran secara online dilakukan oleh para guru dari sekolah dengan waktu yang cukup singkat, tidak seperti kegiatan belajar secara tatap muka. Namun dengan kegiatan pembelajaran dari rumah beberapa guru untuk memenuhi cakupan nilai siswa maka diberikan peer  (pekerjaan rumah) untuk penilaian yang akan menjadi hasil akhir nilai rapot semester 2.

Nah, disini peran orangtua sangat penting dalam membersamai anak-anak. Mungkin untuk para orangtua yang biasanya bekerja ebrangkat pagi pulang malam, ini merupakan suatu hal tantangan baru yang in syaa Allah mengasyikkan dan mungkin juga sedikit merepotkan. Karena disini orangtua bisa lebih memahami bagaimana peningkatan nilai anak-anaknya, mendapatkan pengalaman baru dalam membersamai pada saat pelajaran-pelajaran yang cukup sulit dimengerti. Contohnya jika tinggal di daerah Bekasi adanya pelajaran Bahasa Sunda (Bahasa Daerah) yang dimana menjadi hal baru bagi orangtua yang bukan suku Sunda 😊, kemudian kurikulum yang jauh berbeda dengan kurikulum disaat Bunda dan Ayah sekolah dibandingkan dengan kurikulum sekarang. Biasanya yang menjadi kendala berkaitan dengan pelajaran ‘TEMA’ atau pelajaran yang berkaitan dengan menghafal seperti IPS dan IPA, dan masih banyak lagi tantangan baru untuk Bunda dan Ayah.  Bunda dan Ayah, semoga Allah subhanahu wa ta’ala melipatgandakan pahala yang sebanyak-banyaknya untuk Bunda dan Ayah, yang sabar ya dalam menemani Ananda dalam kegiatan belajar di rumah. 😊

Kemudian pendidikan informal pun sangat terpengaruh dengan adanya wabah COVID-19, karena disini bimbel (bimbingan belajar) yang merupakan bentuk dari pendidikan informal dituntut untuk siap dalam kegiatan belajar mengajar secara online dengan kreativitas yang cukup banyak. Hal ini diperuntukkan untuk membantu anak-anak dalam menunjang pembelajaran dari sekolah dan agar pembelajaran dari rumah tidak terasa bosan 😊

Adapun salah satu siswa bimbel di tempat aku mengajar, dia membuat pantun yang mengekspresikan
kegiatan belajar dari rumah, berikut pantun dari Ananda :

Ular sanca tidak berbulu
Sudah pasti bukan teman kangguru

Wahai CORONA cepatlah berlalu
Karena mamaku tidak cocok untuk jadi guru

Sudah pasti bukan kangguru
Sebab buunya berwarna merah
Mamaku tak cocok jadi guru
Sebab mengajarnya marah-marah

Ikan betina si ikan lohan
Hidungnya jendol ditengah
Wahai CORONA baliklah ke Wuhan
Biar kami cepat sekolah

Lohan betina tak pernah kalah
Dapat seekor di tengah hujan

Sebab CORONA kami tak sekolah
Jadi tekor tak dapat duit jajan

Bagaimana Bunda dan Ayah, apakah Bunda dan Ayahmasih memberikan uang jajan untuk anak-anak di rumah? Atau uang jajan di diskon karena tidak pergi ke sekolah? Atau ada diantara Bunda dan Ayah tidak memberikan uang jajan melainkan sudah menyediakan jajan di rumah?

2. PEKERJAAN

Aspek pekerjaan sangat terpengaruh dengan wabah COVID-19. Kegiatan bekerja yang biasanya Sahabat semua lakukan berangkat pagi pulang malam, qadarullah ada beberapa sektor ataupun instansi yang melaksanakan program kerja dari rumah atau dengan sebutan yang sedang trending yaitu ‘Work From Home” atau disingkat WFH.

Adapun perusahaan besar/para wirausaha mengalami kegoyahan dalam income keuangan mereka. Karena wabah COVID-19 memaksa warga untuk meminimalisir kegiatan yang berada di lingkungan banyak orang, yang berarti daya beli produk yang dikeluarkan oleh perusahaan ataupun wirausaha itu akan menurun. Namun, adapun perusahaan yang terkena dampak sehingga harus mengambil keputusan untuk melakukan Pemutusan  HUbungan Kerja (PHK) pada karyawannya. Hal ini karena menurunnya omset pemasukan selama terjadinya wabah COVID-19.

Disatu sisi pekerjaan pada bidang  kesehatan merupakan pekerjaan yang sangat terpengaruh dalam hal waktu dan tenaga dalam bekerja. Para dokter, suster, perawat, staf administrasi, staf kebersihan, staf bagian penyedia layanan rumah sakit, mereka semua berjuang digarda depan dalam menangani semua pasien yang terkena wabah COVID-19. Tenaga medis sampai rela tidak pulang ke rumah, bertemu dengan keluarga, agar menjaga keluarga tercinta tidak terkontaminasi dengan bakteri/virus yang kemungkinan terbawa dari rumah sakit.

Sahabat yang dimuliakan oleh Allah subhanahu wa ta’ala, banyak berita yang membicarakan bagaimana perjuangan para tenaga medis dan layanan kesehatan yang bekerja keras memberikan pelayanan yang terbaik. Adapun respon masyarat yang beragam, ada yang memberikan respon yang baik kepada tenaga medis, ada pula yang malah menjauhkan mereka karena takut tertular, yang kita ketahui bahwa tenaga medis setiap hari berinterkasi dengan pasien. Kita sebagai warga yang baik, perlu tabayyun dulu ya tentang wabah COVID-19 ini agar kita tidak termasuk golongan orang yang mendzolimi para tenaga medis.

 

Baca juga : Yuk Kita Kenali COVID 19

Pekerjaan pada industry yang memproduksi kebutuhan pangan, juga sangat berpengaruh karena mereka harus terus memproduksi agar tidak terjadi kekurangan kebutuhan pangan di lingkungan masyarakat.

3. Kegiatan sehari-hari

Siapa yang diantara Sahabat berprofesi Ibu Rumah Tangga (IRT)? Hehehe, kita sebagai IRT juga kena pengaruh dari COVID-19 yang sebelumny sudah sedikit dibicarakan, bahwa kita ‘mendadak’ jadi guru untuk anak-anak kita diberbagai pelajaran yang kadanhkala kita sudah lupa materinya. Tapi tenang sekarang era digital yang in syaa Allah kita bisa mencari, membantu anak-anak, dan kita juga ikut belajar lagi dalam kegiatan pembelajaran anak-anak di rumah.

Kemudian kita jadi lebih sering beberes, ya nggak sih? Apakah Mommy disini merasakannya juga? Karena anggota keluarga lengkap, yang dimana agar anak-anak tidak bosan dan kita juga ada kegiatan, kita membersamai anak-anak dalam bereksplorasi bermain di rumah, seperti mengajak si kecil bikin kue, bikin prakarya, dan masih banyak lagi. Kita juga lebih rajin mencuci tangan dengan menggunakan sabun atau bisa digantikan dengan handsanitizer setelah melakukan kegiatan apa saja. Kita sekarang punya kegiatan baru yaitu berjemur pagi hari, sering menggunakan masker, mengolah bahan makanan dengan resep terbaru untuk meningkatkan skill memasak Mommy di rumah karena semenjak wabah COVID-19 ini ada tidak dipungkiri sering ngemil karena untuk jajan diluar pastinya jadi pertimbangan untuk keluar rumah.😊.

Semoga dari adanya wabah COVID-19 kita bisa mengambil banyak pembelajaran yang positif dan lebih perhatian dengan kesehatan dan keluarga kita 😊. Semoga bermanfaat dan tetap semangat.

Footnote

  1. https://corona.jakarta.go.id/id diakses tanggal 20 April 2020 Pukul 07.03

Kata Kunci Pencarian : COVID-19 | corona | produsen jakarta | produsen depok | produsen bogor | produsen tangerang | produsen bekasi | produsen cikarang | produsen karawang | pabrik jakarta | pabrik depok | pabrik bogor | pabrik tangerang | pabrik bekasi | pabrik cikarang | pabrik karawang | konveksi jakarta | konveksi depok | konveksi bogor | konveksi tangerang | konveksi bekasi | konveksi cikarang | konveksi karawang | pembuatan jakarta | pembuatan depok | pembuatan bogor | pembuatan tangerang | pembuatan bekasi | pembuatan cikarang | pembuatan karawang | produksi jakarta | produksi depok | produksi bogor | produksi tangerang | produksi bekasi | produksi cikarang | produksi karawang | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | |

Related Post