Lebah Si Mungil Pahlawan Bumi

Lebah Si Mungil Pahlawan Bumi

Pada tanggal 22 April, yang biasanya kita akan memperingati sebagai Hari Bumi yang dirayakan secara internasional. Sesuai namanya, Hari Bumi diperingati untuk meningkatkan kesadaran kita untuk menjaga Bumi, planet yang kita tinggali ini.Hari Bumi dibuat atau dicetuskan oleh Gaylord Nelson pada tahun 1970, beliau adalah seorang pengajar lingkungan hidup dair Amerika Serikat.

Kalau sejak hari pertama Hari Bumi dicetuskan oleh Bapak Gaylord, kira-kira pada hari ini berapa usia perayaan Hari Bumi? Sahabat SC adakah yang tau? Yaaapp, tepat 50 tahun pada tahun 2020. Umur mimin SC aja belum sampai segitu lho.

Tema yang diangkat pada setiap tahunnya berbeda-beda ya Sahabat SC. Di tahun 2020 ini, Hari Bumi dipersembahkan untuk hewan mungil, yang sangat cantik, menghasilkan sesuatu yang manis yang sangat bermanfaat bagi manusia, dan kadangkala kalau kita kurang waspada dan hewan mungil ini merasa terganggu akan hadirnya kita, dia akan ‘mengecup’ kita dengan ‘entupannya’. Cukup sakit tapi itu bentuk pertahanan darinya. Siapakah dia????? Dia adalah lebah 😊.

Lebah adalah hewan ini berukuran kecil dan sengatannya terasa sakit,dan ternyata hewan mungil ini memiliki peran yang sangat penting untuk manusia, lo!

Adakah dari Sahabat SC yang tahu apa saja pengaruh lebah untuk manusia dan jika lebah di Bumi punah apa yang akan terjadi ya??

Sebelum itu kenalan dulu yuk sama hewan mungil ini 😊.

Lebah, Hewan Terpenting di Bumi

Ukuran lebah yang sangat kecil jika dibandingkan dengan serangga lainnya, kita mungkin kurang memperhatikan lebah, kadang kita sering mendengar dengungan dari sayapnya.

Sahabat SC perlu tahu walau tubuh lebah ukurannya kecil namun perannya lebah sangat penting lho untuk bumi kita.

Hal ini dinyatakan oleh The Earthwatch Institute dalam Royal Geographical Society, ‘Pentingnya peran lebah ini ternyata berhubungan dengan ketersediaan atau jumlah makanan di di Bumi.’

Sahabat SC tahu kan, kalau tujuan lebah hinggap di bunga atau tumbuhan bukan hanya untuk mendapatkan nektar?

Lebah hinggap dari satu tumbuhan ke tumbuhan lain dengan tujuan untuk membawa serbuk sari ke wilayah lain. Akibatnya, berbagai bunga bisa tumbuh di wilayah lain dari serbuk sari yang dibawa oleh lebah karena penyerbukan yang dilakukan oleh serangga kecil ini.

Nah, menurut Organisasi Pangan Dunia atau FAO (Food and Agriculture Organization), setiap tiga dari empat lahan pertanian yang memproduksi buah dan biji-bijian yang dikonsumsi manusia bergantung pada hewan penyerbuk.

Nature Communications juga menuliskan, kalau saat ini 80 persen penyerbukan tanaman yang sudah diamati secara global, dilakukan oleh hanya dua persen lebah saja.

Wah, ternyata meski jumlahnya kecil, tapi dua persen lebah ini berperan besar dalam penyerbukan, ya.

Apa yang Terjadi kalau Seluruh lebah di Bumi punah?

Proses penyerbukan yang dilakukan lebah pada tanaman menunjukkan pentingnya peran yang dilakukan oleh lebah. Namun sayangnya, saat ini populasi lebah semakin menurun dan berkurang, nih, Sahabat SC.

Para ilmuwan mengatakan kalau dalam 10 tahun terakhir, jumlah lebah mengalami penurunan ke angka yang mengkhawatirkan.

Pada tahun 2011, ada lebih banyak lebah yang gagal bertahan hidup saat musim dingin, yaitu mencapai 30 sampai 35 persen. Padahal sebelumnya hanya 10 persen saja yang gagal bertahan hidup.

Ada berbagai faktor yang memengaruhi penurunan populasi lebah, seperti penggunaan bahan kimia pada tanaman, perubahan iklim, maupun penyakit yang menyerang lebah.


Sekarang kita coba bayangkan, yuk, apa jadinya kalau serangga kecil dengan peran penting untuk manusia dan juga Bumi ini punah dan tidak ada lagi di Bumi.

1. Beberapa Jenis Tanaman Juga akan Hilang

Beberapa tumbuhan, seperti bunga masih bisa kita lihat di Bumi karena peran lebah dalam penyerbukan yang dilakukannya. Kalau lebah di Bumi punah, maka tanaman tadi juga akan punah, ya Sahabat SC.

Hal ini adalah dampak dari tidak adanya penyerbukan yang dilakukan oleh lebah, sehingga tanaman baru tidak bisa tumbuh di tempat lain.

2. Variasi Makanan Kita akan Berkurang

Selain tanaman seperti bunga, lebah juga melakukan penyerbukan untuk tanaman penghasil bahan makanan, seperti sayur dan buah kesukaan teman-teman.

Nah, kalau lebah di Bumi punah, maka kita tidak bisa menikmati berbagai makanan favorit kita.

Pohon alpukat, apel, beri, melon, timun, hingga brokoli juga akan terpengaruh kalau lebah sudah tidak ada lagi di Bumi.

Akibatnya, variasi bahan makanan yang bisa dikonsumsi akan sangat berkurang dan kita jadi tidak bisa lagi mengonsumsi makanan yang dihasilkan dari tumbuhan tertentu.

Kalaupun ada, maka diperkirakan harganya akan sangat tinggi karena jumlahnya yang sangat sedikit.

3. Jumlah Konsumsi Daging Juga Ikut Terpengaruh

Sahabat SC ternyata bukan hanya tanaman saja yang bisa memengaruhi makanan kita saat lebah punah. Konsumsi daging, seperti daging sapi pun bisa ikut terpengaruh kalau lebah punah dari Bumi.

Penyebabnya, tidak ada lagi rumput yang menjadi makanan sapi, padahal rumput juga bisa tumbuh akibat penyerbukan yang dilakukan oleh lebah. Kalau rumput semakin sedikit, jumlah sapi juga diperkirakan akan menurun, sehingga konsumsi daging sapi tidak sebanyak saat rumput dapat dengan mudah ditemukan.

Sama seperti sayuran, manusia bisa saja mengonsumsi makanan lainnya, seperti ikan, namun harganya juga diperkirakan akan mahal karena tingginya permintaan

4. Beberapa Jenis Obat Tidak Bisa Lagi Diproduksi

Ada beberapa jenis obat, baik obat konvensional maupun obat alternatif yang dibuat dari tanaman. Beberapa tanaman tertentu memang memiliki khasiat menyembuhkan penyakit, yang kemudian digunakan sebagai obat.

Namun obat-obatan tertentu tadi tidak bisa lagi diproduksi kalau lebah tidak ada lagi di Bumi, ya Sahabat SC.

Dengan punahnya lebah, tentu penyerbukan terhadap tanaman obat tadi tidak lagi terjadi, sehingga tanaman obat bisa ikut punah.

Beberapa dampak tadi membuktikan kalau lebah yang berukuran kecil ternyata punya peran penting bagi manusia dan Bumi. Bahkan kalau serangga kecil ini punah, maka kehidupan manusia juga bisa terdampak.


Nah, Sahabat SC kita bisa melakukan lima hal sederhana untuk menjaga populasi lebah, nau tahu apa saja caranya? Yuk terus simak artikel berikut ini, ya!

Selain hewan-hewan berukuran besar, ternyata ada hewan berukuran kecil yang populasinya juga terus menurun, lo. Apakah teman-teman menyadari, kalau saat ini populasi lebah semakin berkurang?

Para ilmuwan mengatakan kalau dalam 10 tahun terakhir, jumlah lebahmengalami penurunan ke angka yang mengkhawatirkan.

Pada tahun 2011, ada lebih banyak lebah yang gagal bertahan hidup saat musim dingin, yaitu mencapai 30 sampai 35 persen. Padahal sebelumnya hanya 10 persen saja yang gagal bertahan hidup.

Berbagai faktor diduga menjadi penyebab berkurangnya populasi lebah saat ini, Sahabat SC.

Di antaranya seperti penggunaan berbagai bahan kimia pada tanaman, perubahan iklim, atau penyakit yang menyerang lebah.

Padahal, menurunnya populasi lebah ini juga berpengaruh ke kehidupan kita, lo, teman-teman. Itu  karena lebah termasuk salah satu serangga yang membantu penyerbukan pada tanaman.

Meskipun penurunan jumlah lebah adalah kabar buruk, kabar baiknya ternyata kita bisa membantu menyelamatkan lebah agar jumlahnya tidak terus menurun, lo.


Hindari Penggunaan Pestisida dan Pupuk Berbahaya

Salah satu penyebab menurunnya jumlah lebah saat ini adalah karena penggunaan pestisida maupun pupuk yang berlebihan pada tanaman.

Hal ini karena lebah yang hinggap di tanaman yang ada di rumah teman-teman bisa saja terkena semprotan dari pestisida tersebut. Selain itu, perstisida dan pupuk berbahaya yang diberikan kepada tanaman akan diserap oleh lebah yang menyerap sari-sari tanaman.

Nah, ternyata hal ini bisa menyebabkan lebah menjadi sakit atau bahkan mati karena menyerap zat yang berbahaya bagi tubuhnya.

Tanam Lebih Banyak Bunga dan Pohon

Sahabat SC pasti tahu, dong, kalau lebah paling suka hinggap di bunga untuk mengisap nektar dan di pohon untuk membuat sarang.

Teman-teman bisa, nih, membantu populasi lebah tidak terus menurun dengan banyak menanam bunga dan pohon yang berguna bagi lebah.

Ada beberapa tips bagi kalian yang ingin menanam bunga maupun pohon bagi tempat lebah mencari makan dan beristirahat.

Sahabat SC, hindari untuk menanam tumbuhan hibrida atau tanaman hasil pencampuran tanaman lain. Ini karena kemungkinan tanaman hibrida hanya memiliki sedikit atau bahkan tidak mempunyai nektar atau sebuk sari.

Selain itu, teman-teman juga bisa menanam tumbuhan yang terus berbunga sepanjang tahun, agar  lebah tetap bisa bertahan di setiap musim.

Meskipun bunga dan pohon penting untuk lebah, jangan lupa untuk meninggalkan sedikit bagian tanah yang kosong untuk digunakan oleh lebah sebagai tempat bersarang, ya

Jangan Memberi Lebah Air Gula

Mungkin teman-teman berpikir, kalau lebah sulit menemukan bunga yang nektarnya akan diisap sehingga tidak mendapatkan makanan, menyediakan air gula di depan rumah untuk diisap lebah adalah hal yang sama.

Ternyata hal ini tidak membantu, tapi justru merugikan untuk lebah, lo, teman-teman. Wah, kenapa, ya?

Nah, saat kita sudah menyediakan makanan yang diperlukan oleh lebah, yaitu air gula, otomatis akan membuat lebah tidak perlu lagi hinggap dari satu bunga ke bunga lain.

Hal ini bisa menjadi hal yang merugikan bagi lebah, karena mereka tidak lagi melakukan perburuan nektar dan menjadi tergantung pada manusia.

Selain itu, air gula juga berbeda dengan nektar alami yang diambil lebah dari bunga, lo, teman-teman.

Dengan mengisap air gula yang teman-teman sediakan, lebah akan membawa cairan gula yang lebih encer dari nektar yang diambil pada bunga.

Cairan gula yang encer ini tentu saja akan memengaruhi kualitas madu yang dihasilkan, yaitu lebih encer atau cair dari madu yang biasa mereka hasilkan.

Sediakan Tempat Beristirahat Bagi Lebah

Biasanya apa yang teman-teman lakukan setelah lelah karena seharian beraktivitas?

Banyak yang mengatakan kalau beristirahat dengan cara tidur maupun mandi adalah cara yang dipilih agar tubuh segar lagi, nih, teman-teman.

Nah, hal yang sama juga ternyata bisa dirasakan oleh lebah, lo.

Setiap hari, lebah harus terbang dan hinggap dari satu bunga ke bunga lainnya untuk mengisap nektar dari bunga yang akan diolah menjadi madu. Hal ini tentu saja bisa membuat lebah kelelahan, Sahabat SC.

Untuk membantu agar lebah tidak kelelahan, Sahabat SC bisa, lo, menyediakan tempat istirahat bagi lebah-lebah di halaman rumah.

Caranya adalah dengan mengisi satu buah wadah, bsia berupa pot atau baskom yang diisi dengan air bersih, kerikil, dan batu.

Wadah berisi air tersebut bisa menjadi tempat istirahat yang menyenangkan untuk lebah dalam perjalanannya mencari nektar, lo.

Langkah sederhana lainnya yang bisa teman-teman lakukan untuk mencegah kepunahan lebah adalah dengan membeli madu asli, teman-teman.

Kalian bisa membeli madu asli langsung ke peternak lebah dengan mengunjungi peternakan lebah yang ada di sekitar rumah teman-teman, lo.

Dengan membeli madu lebah asli, ini artinya kita sudah membantu petani lebah lokal untuk terus memelihara lebah yang terus menghasilkan madu yang akan kita konsumsi.

Wah, ternyata kita dari rumah pun juga bisa membantu mencegah kepunahan lebah, ya, Sahabat SC! Dan hari mengingatkan kita yaitu waktu untuk kita merefleksikan diri apa saja yang telah kita lakukan untuk bumi dan lingkungan hidup kita, dari hal yang baik dan yang buruk juga ya! Intinya apa sih yang harus kita lakukan supaya kita gak berbuat kerusakan (yang lebih jauh lagi) di muka bumi ini?

 

 

Related Post