Yuk Perbanyak Bersyukur

Yuk Perbanyak Bersyukur

Sahabat yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa ta’ala, bagaimana ibadah puasanya? In syaa Allah lancar ya. Alhamdulillah sudah melawati 10 hari puasa dan Sahabat masih tetap semangat untuk menjalaninya, mencari cara untuk mendapatkan pahla sebanayak-banyaknya dan yang paling utama mencari keberkahan disetiap kegiatan yang kita lakukan.

Masih dalam rangka physical distancing, masih dalam menjalani PSBB dengan #dirumahaja kita sudah membantu program pemerintah untuk memutus rantai dan mencegah penyebaran virus COVID-19. Wallahualam, entah sampai kapan kita akan menjalani banyak kegiatan dari rumah. Walau dengan kondisi seperti ini, sepatutnya kita perlu banyak bersyukur atas apa yang Allah berikan. Jika Sahabat yang sedang membaca artikel ini dalam keadaan sehat wal’afiat, itu merupakan nikmat terbesar yang kita miliki. Coba dengan para Sahabat kita yang sedang berjuang untuk melawan virus COVID-19, harus diisolasi, dijauhkan dari keluarga, menjalani kegiatan di rumah sakit dan belum tahu sampai kapan akan disana.

Seperti jika sekarang Sahabat masih bekerja dari rumah, mendapatkan tugas kerjaan dari rumah, meeting #dirumahaja, dan Sahabat merasa bosan? Ketahuilah banyak diantara Sahabat-sahabat kita diluar sana terkena PHK, kehilangan konsumen karena semua konsumen #dirumahaja, yang membuat mereka harus memutar otak bagaimana cara untuk mendapatkan uang tuk menghidupi keluarganya.

Di bulan Ramadhan yang merupakan bulan do’a, banyak do’a yang kita panjatkan untuk segera diangkat wabah ini dari bumi kita oleh Allah subhanahu wa ta’ala, dan kita menjalani aktivitas seperti sebelum adanya wabah ini. Bicara tentang syukur, apakah Sahabat sudah tahu apa itu syukur?

SYUKUR

Secara bahasa ialah “Terimakasih”. Untuk secara istilah adalah menyatakan rasa terimakasih atas segala nikmat yang telah Allah subhanahu wa ta’ala berikan kepada kita dalam bentuk ucapan dan tindakan. Nah, Sahabat juga perlu mengetahui apa sih pentingnya dalam Kehidupan sehari-hari kita tentang bersyukur ini?

Urgensi dari sikap ber-syukur :

  • wasiat pertama dari Allah subhanahu wa ta’ala setelah kita sebagai manusia mampu berfikir.
  • Allah subhanahu wa ta’ala meridhai orang-orang yang pandai bersyukur.
  • Allah subhanahu wa ta’ala mengaitkan sikap ber-syukur dengan keimanan. Allah tidak akan menyiksa hambaNya yang bersyukur baik itu di dunia maupun di akhirat.
  • Syukur adalah syarat ditambahnya nikmat, sedangkan kufur pintu yang menambah nikmat jadi laknat.

Harapan dari saya selepas kita tahu urgensi dari syukur, kita dapat membuat daftar syukur untuk menjauhi kita dari kata-kata yang memiliki makna mengeluh. Kita mengeluh atas takdir yang Allah berikan berupa wabah ini. Jangan ya Sahabat, kita harus mengambil hikmah dari semua kejadian ini. Nanti kalau Sahabat sering mengeluh, hati Sahabat nggak tenang, jadi lebih sensitif, mudah marah, bikin cepat tua dan masih banyak hal negatif yang terjadi karena kita banyak mengeluh. So, keep strong ya Sahabat, kita bisa melalu masa wabah dengan bijak dan yakin wabah ini akan berkahir, walau kita tahu kapan itu akan terjadi.

Hal yang patut disyukuri saat #dirumahaja

Alhamdulillah saya tergolong orang yang tidak suka untuk keluar rumah dengan waktu yang lama, kecuali kerja ya 😊. Bukan suatu masalah yang besar ketika harus #dirumahaja, dan itu malah menyenangkan. Tidak terlalu lelah untuk berkomunikasi dengan banyak orang, bukan tidak suka sosialisasi hanya saja kadang cukup melelahkan mengkondisikan diri di tengah-tengah keramaian dan orang yang berbed-beda. Saya merasa bosan? Tidak terlalu alhamdulillah, kalau di rumah aja kadang sesekali jalan agak jauh buat refreshing. Sekarang permalasahan dari kebosanan banyak melanda Sahabat-sahabat kita, sehingga mereka mencari kegiatan di rumah untuk membuat tetap nyaman dan menyenangkan.

Qadarullah, pasangan termasuk yang introvert jadi senang-senang aja tuk bekerja dari rumah 😊. Alhamdulillah bersyukurnya hingga saat ini masih bisa makan, beribadah dengan khusyuk, dan melakukan aktivitas positif tanpa hambatan. Yuk kita buat daftar hal-hal apa saja sih yang patut disyukuri selama kita #dirumahaja 😊, siapa tahu kita sepemikiran :

Pakaian Kotor berkurang

kami berdua sama-sama bekerja, walau kami tidak diharuskan untuk menggunakan seragam tapi alhamdulillah karena Allah menakdirkan saya mengajar di bimbel, jadi saya menggunakan kostum yang lengkap dan cukup lebar-lebar. Sahabat semua paham ya yang namanya kostum gamis disertai khimar yang cukup lebar dan masiha da hal lain pelengkap kostum ini. Selama enam hari bekerja pastinya nggak hanya satu atau dua gamis yang digunakan dong, nah semenjak #dirumahaja saat mengajar online lebih irit pemakaian gamis, lebih kreatif dan flesible mempadu-padankan dengan khimar saja 😊. Yippii.. cucian jadi berkurang! Sekarang? Saya bisa lebih santai untuk mengatur jadwal nyuci dan yang pastinya jumlah cucian berkurang, bahan pakaian yang dicuci juga tidak seberat rinduku padamu wahai Sahabat #ealah malah ngegombal 😂.

Setrikaan berkurang

Kalau pakaian kotor berkurang, jadwal mencuci jadi longgar berarti pakaian yang musti disetrika juga berkurang, ya nggak Sahabat? Kegiatan menyetrika adalah salah satu kegiatan yang cukup menguras tenaga, cukup menyita waktu dan tahulah ya bagaimana menyetrika gamis yang panjang-panjang, khimar yang lebar, cukup rempong tapi sejujurnya menyenangkan. Nah karena sekarang jarang keluar, jadi nggak pusing-pusing amat untuk memikirkan baju yang akan dikenakan nantinya.
Wajah lebih bersih

Sejak bekerja tahun kemarin saya lebih rajin merawat wajah. Walaupun bekerja di dalam ruangan tapi karena jadwal mengajar bukan dari pagi, kadang siang tengah hari yang dimana sinar matahari sangat terik, polusi udara di kota Bekasi yang sangat tinggi, jadi lebih perhatian dengan wajah. Sebenarnya bukan tipe kulit yang aneh-aneh, hanya saja kadang kusam dan jerawat yang menjadi perhatiannya. Maka  ada beberapa perlengkapan skincare yang saya gunakan setiap hari untuk melindungi wajah dari paparan polusi.  Penggunaan skincare itu jadi lebih efektif ketika saya di rumah terus, enggak pernah keluar rumah. Karena wajah jadi lebih sedikit terkena debu atau polusi dari jalanan. Jadi tuk bersihin wajah jadi lebih gampang, dan wajah relatif lebih bersih. Bye bye jerawat, bye bye kusam 😊.

Lebih Mengenal Aplikasi Pendukung Belajar

Sebelumnya saya tidak terlalu banyak tahu aplikasi yang sangat bervariatif dan sangat mendukung dalam kegiatan belajar mengajar. Mungkin saya mengenal aplikasi Hangout, Whatsapp dengan fitur video call, dan Google Classroom.  Dan ternyata banyak banget aplikasi lainnya yang bisa memuat sampai 50 orang dalam sekali pertemuan jarak jauh. Memang pada awalnya nggak terlalu paham dengan aplikasi meeting lainnya seperti Zoom, MS. Team, Hangout Meet, Skype dan masih banyak lainnya.  Alasannya karena kalau mau meeting tinggal bikin jadwal untuk mnegumpulkan para staff dan tidak menghabiskan banyak memori smartphone. Dengan kondisi begini, banyak banget pihak yang menggunakan aplikasi ini terutama kantor tempat bekerja. Dan cukup efektif dan dapat mengobati rindu selama pandemic ini untuk  berjumpa dengan rekan kerja. Kemudian ada website yang memberikan kemudahan saat memberikan kuis kepada siswa yaitu Quizizz.com. Sangat baik, bagus dan in syaa Allah nilainya bisa langsung dilihat sama siswa juga lho.

Baca juga : http://ddo.my.id/blogdetail/31/

Nikmat #dirumahaja

Kita harus banyak bersyukur, kita sadar dan merasa lebih beruntung dibandingkan dengan Sahabat kita para tenaga medis yang harus bekerja di luar rumah, dengan resiko yang tinggi karena intensitas berinteraksi oleh para pasien yang positif terkena COVID-19. Kita tidak bisa berbuat banyak, kita keterbatasan dalam membantu, mungkin bisa dengan mengikuti peggalangan dana yang ditujukkan untuk kelengkapan alat tenaga medis yang dibutuhkan. Namun sungguh dalam lubuk hati yang paling dalam saya salut dengan seluruh profesi yang menjadi garda depan dalam menangani wabah COVID-19 ini. Kita pun juga perbanyak doa semoga semua Sahabta yang terlibat dalam menangani wabah ini selalu mendapatkan kesehatan dan keberkahan disegala aktivitasnya.

Mungkin itu ya Sahabat, beberapa daftar nikmat yang patut kita syukuri selama #dirumahaja saat wabah COVID-19 ini ada. Adapun banyak hal lain yang patut disyukuri selain yang saya sebutkan diatas, luput dari perhatian saya. Sahabat bisa mengingatkan saya, kita saling mengingatkan dalam hal kebaikan. 😊 Allah subhanahu wa ta’ala berfirman dalam QS. Ibrahim ayat 7 yang artiya :

“Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat."

Ingat ya Sahabat perbanyak syukur, berapa pun nikmat yang Allah berikan kepada kita semua itu patut disyukuri. Dan ketika kita bersyukur Allah subhanahu wa ta’ala akan menambah nikmatnya kepada kita lagi. Semoga wabah COVID-19 ini segera berakhir ya Sahabat.

Tetap semangat, jaga kesehatan, dan semoga bermanfaat 😊 barakallahu fii kum..

 

Related Post